@Baby_ino iki arek megelno hahahahaha
Love me, Hate me!!
Hal yang paling mengerikan adalah melihat pria tunduk pada wanitanya.
Cewek cantik itu gak akan pernah nyuruh temennya buat pergi ke salon dulu sebelum ketemu dosen. Cewek cantik itu gak bakal kasih pernak pernik kesukaan dosen setiap selesai konsul.
Teman yang baik akan membantumu mencari yang benar dan yang salah.
Setiap individu selalu ingin dimengerti. Gak mau tau wes intinya “ngertio aku”. Secara gak sadar itu yang Denia lakukan tiap melakukan kegiatan berkomunikasi dengan kawan kawan, saudara-saudara, orang gak kenal pun pasti diminta pengertiannya. “Oke saya menemukan teman yang intinya mau lah mengerti dan always mengerti apa yg saya mau”. Namun lama-lama bukankah Hendry akan muak dengan tingkah laku semena mena itu? Walaupun pada kenyataannya gak se-berlebihan itu tingkah Denia.
Oke Denia kaget melihat perlakuan Hendry berubah padanya. “hey! whats wrong with you?” Denia gak ngerti dan kecewa karena akhir-akhir ini melihat tingkah temannya “Hendry” memperlihatkan tingkah yang tidak pernah dibayangkan akan muncul pada diri Hendry. Hari terus berlalu, perlakuan hendry pada Denia tidak berubah sama sekali, malah semakin buruk. Denia selalu berusaha “its’s okey. bersabarlah”. Sudah lelah bersabar sabar, denia mencoba lebih aktif menggali fakta apa yang sudah merubah Hendry. Walaupun Hendry dan Denia tidak bisa “oke kita udah gak nyambung temenan lagi, kita gak perlu bertemu lagi”. Itu bukan hal yang mudah untuk dilakukan oleh “bisa dibilang remaja tahap akhir”.
Setiap kali bertemu hendry untuk sekedar hang out atau ngobrol rileks di teras depan rumah temen, Denia menemukan rangkaian rangkaian perlakuan Hendry terhadapnya. “Hey! its me!!”
Jawaban telah ditemukan, mencobalah mengerti jangan hanya menuntut.
Niki lho teman sore yang memahami sekali kerilekan sore hari hahahaha
You must know what belongs to you, what you must protect, and what you must fight for.
— Brandon Li Oda